Langsung ke konten utama

Belimbing van Depok

Belimbing adalah icon kota Depok.



Tanah di Kota Depok yang dulunya merupakan lahan pertanian yang subur, cocok untuk ditanami pohon belimbing.

Tidak terkecuali di Kampung Pitara, Kelurahan Pancoran Mas. Di tengah pesatnya pertumbuhan fisik kota Depok dengan menjamurnya cluster-cluster perumahan, masih banyak warga yang bertahan memanfaatkan tanahnya dengan bertani belimbing.

Belimbing (Averrhoa carambola) adalah buah yang memiliki bentuk yang unik. Belimbing berbentuk segi lima. Setiap segi bentuknya mirip sayap pesawat tempur.



Belimbing dapat berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Hanya ketika musim hujan, rasa manisnya agak sedikit berkurang karena tingginya kadar air. Kembang buah belimbing yang berwarna ungu kemerahan dapat tumbuh kapan saja. Setelah terjadi pembuahan, akan tumbuh buah belimbing kecil yang berwarna hijau. Saat berumur sekitar satu minggu, anak belimbing berukuran sekitar seruas jari harus dibungkus untuk melindunginya dari serangan hama. Sekitar 30-40 hari setelah dibungkus, belimbing akan matang dan siap dipetik.
Belimbing hingga masak warnanya berubah dari hijau menjadi memutih kemudian kuning dan akhirnya menjadi kuning kemerahan.

Buah belimbing banyak dipercaya memiliki khasiat untuk menurunkan tekanan darah dan mengandung antioksidan untuk menonaktifkan sel kanker.



Belimbing van Depok membangun inovasi pemasaran yang bertujuan memperbaiki pola pendapatan para petani. Jika dengan cara panen konvensional, pola pendapatan (cash flow) petani hanya dua atau tiga bulan sekali, dengan pola yang dikembangkan oleh Belimbing van Depok, memungkinkan petani memiliki pola pendapatan mingguan.

Dengan perbaikan pola pendapatan, para petani belimbing akan lebih mendapatkan jaminan ketahanan pangan bagi diri dan keluarganya.



Informasi lebih lanjut, hubungi WA/telegram: 081294742033

BvD

Komentar